Hangout

Warung Nasi Cipunjur: Gurih Nagih! Prasmanan Sunda yang Sedap di Depok

Di Depok ada warung nasi khas Sunda yang terkenal enak. Namanya Warung Nasi Cipunjur dengan pilihan lauk mencapai lebih dari 30. Rasanya makin nikmat saat dicocol sambal dower!

Warung Nasi Cipunjur adalah tempat makan baru di Depok yang menarik perhatian pencinta makanan Sunda. Rumah makan yang buka di Depok II Tengah pada akhir Januari 2022 ini tak pernah sepi pembeli.
Bangunannya mudah dikenali dengan dominasi warna kuning dan merah. Tertulis ‘Warung Nasi Cipunjur’ sebagai penanda di bagian depan. Pihaknya juga menulis menu andalan rumah makan berupa ayam goreng khas Cianjur dan sambal dower.

Begitu masuk, kami digoda dengan puluhan lauk ungkep bumbu kuning yang disusun berjejer di wadah beralas daun pisang. Kami dan pengunjung lain dipersilakan memilih sendiri lauk yang diinginkan.

Nantinya lauk digoreng, dibakar, atau dihangatkan kembali sebelum disajikan. Terakhir, pegawai bakal mencatat pesanan kami di bon dan memberikan nomor meja sebagai penanda.

Salah seorang pegawai Warung Nasi Cipunjur mengatakan nama ‘Cipunjur’ merupakan kepanjangan Cipanas, Puncak, dan Cianjur. Pemiliknya merupakan orang Cipanas. Ia mempekerjakan orang-orang Cianjur di rumah makan ini.

Warung Nasi Cipunjur di Depok merupakan cabang pertama. Pusatnya berada di Bekasi yang sudah ada sejak 6 tahun lalu.

Baca juga:
Pengertian Seni Musik
Penjelasan Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah

Menyoal lauknya, ada lebih dari 37 lauk di sini. Kamu bisa memilih ayam bakar, ayam goreng, bebek kremes, sate usus, sate kulit, gurame goreng, nila bakar, udang kremes, belut goreng, empal, paru, hingga sayur asem.

Tak ketinggalan aneka pepes seperti pepes jamur, ikan mas, teri basah, peda, dan tahu. Ada juga gorengan yang jadi favorit pengunjung seperti tahu, tempe, perkedel, dan bakwan jagung.

Untuk sambal dan lalapan segar bakal tersedia di tiap meja makan. Sambalnya ada dua yaitu sambal tomat dan sambal dower. Untuk pilihan lalapannya berisi daun selada dan poh-pohan.

Jangan sampai melewatkan menu-menu favorit di sini. Ayam goreng (Rp 18.000), sate kulit ayam (Rp 10.000), sate usus (Rp 10.000), udang kremes (Rp 22.000), empal (Rp 25.000), dan sayur asem (Rp 12.000) jadi menu santap siang kami.

Tak ketinggalan pepes peda (Rp 12.000) dan bakwan jagung (Rp 5.000) sebagai penyempurna. Untuk nasi putihnya dihitung Rp 6.000 per kepala, namun bisa santap sepuasnya. Total bersantap kami untuk dua orang dengan lauk lengkap ini, Rp 141.000.

Aneka lauk yang kami pesan disiapkan sekitar 15 menit karena proses goreng. Begitu datang, piring berisi lauk terlihat menggugah selera. Apalagi ada ‘selimut’ kremesan di atasnya.

Ayam goreng bumbu kuningnya empuk juicy dengan rasa gurih yang meresap hingga ke daging. Kami menikmatinya dengan kremesan yang gurih renyah. Tekstur kremesan ini menggumpal, namun tak keras. Enak dimakan dengan nasi hangat.

Untuk sate kulit ayamnya juga layak dicoba. Kulitnya tebal sehingga masih agak juicy kenyal meski sudah digoreng hingga bagian luarnya kering. Tak beda jauh, ada juga sate usus yang garing gurih.

Oh ya, pencinta udang bisa mencicipi udang kremes di sini. Per tusuknya isi 3 buah dengan ukuran tiap udang lumayan besar. Dagingnya tebal dan memiliki rasa manis alami, pertanda udang masih segar.

Kalau suka daging, empal di Warung Nasi Cipunjur juga bisa dicoba. Untuk harga Rp 25.000, ukurannya lumayan besar, namun tekstur dagingnya agak kenyal dan berserat. Menggigit empal ini perlu tenaga ekstra.

Related Articles

Back to top button